Berita  

Limbah Industri Tempe Mengalir ke Got Perumahan Kebonbatur, Warga Resah Terhadap Bau Menyengat

DEMAK|LckiNews.com – Warga lingkungan Jalan Kebun Agung Utara, RT 02 RW 17, Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, kini merasa sangat terganggu dengan pembuangan limbah sisa pengolahan tempe yang dialirkan langsung ke saluran air got perumahan setempat.

Menurut keterangan sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya, bau busuk dan tidak sedap dari limbah tersebut sudah tercium sejak beberapa hari terakhir. Kondisi got yang kini penuh air keruh dan berwarna pekat membuat lingkungan menjadi tidak sehat, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

“Setiap pagi hingga malam baunya menyengat sekali, tidak nyaman untuk beristirahat atau beraktivitas di luar rumah. Kami khawatir selain mengganggu kenyamanan, limbah ini juga bisa mencemari sumber air tanah dan memicu berbagai penyakit kulit maupun pernapasan,” ujar salah satu warga setempat, Jumat (31/7/2026).

Warga menduga kuat limbah tersebut berasal dari pengusaha pengrajin tempe (Nyoto) yang beroperasi di sekitar lingkungan tersebut. Selama ini, limbah cair sisa proses perendaman dan pemerasan kedelai diduga langsung dialirkan ke saluran got tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pihak desa, Dinas Lingkungan Hidup, maupun instansi terkait segera turun tangan meninjau lokasi dan memberikan teguran tegas kepada pihak yang bersangkutan. Warga juga meminta agar pengrajin tempe menyediakan fasilitas pengolahan limbah yang layak, sehingga tidak lagi merugikan masyarakat sekitar.

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak pengrajin maupun instansi terkait terkait keluhan yang disampaikan warga.

(**)