DEMAK – Kepolisian Resor (Polres) Demak terus berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya dalam mengantisipasi aksi kenakalan remaja. Menyadari bahwa penanganan fenomena ini memerlukan kerja sama lintas sektor, Polres Demak memperkuat sinergi dengan pihak sekolah, instansi terkait, dan elemen masyarakat guna membentengi generasi muda melalui penguatan nilai-nilai Pancasila.
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi remaja saat ini semakin kompleks. Berbagai persoalan mulai dari aksi tawuran pelajar, kenakalan di media sosial, hingga penyalahgunaan minuman keras memerlukan perhatian serius dan penanganan dari hulu ke hilir. Untuk itu, Polres Demak mengedepankan langkah kolaboratif dan preventif dalam membangun karakter anak muda.
Melalui forum koordinasi yang aktif melibatkan jajaran Polres Demak, perwakilan Bakesbangpol Kabupaten Demak, serta Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, kepolisian merumuskan strategi penguatan karakter berbasis ideologi bangsa. Penanaman butir-butir Pancasila kembali digalakkan secara humanis sebagai pedoman berperilaku bagi para pelajar. Tujuannya agar remaja memiliki benteng moral yang kuat untuk menolak segala bentuk tren negatif lingkungan.
“Kondisi kamtibmas di Kabupaten Demak secara umum masih aman dan kondusif. Namun, pembinaan karakter remaja adalah investasi jangka panjang yang krusial. Melalui penguatan nilai Pancasila, kita ingin mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia, taat hukum, dan memiliki kepedulian sosial tinggi,” ujar AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra saat memimpin rapat koordinasi di Aula Wicaksana Laghawa.
Selain menggelar rapat strategis dengan instansi pendidikan, Polres Demak juga mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas dan program Police Goes to School untuk berdialog langsung dengan komunitas remaja. Pendekatan ini dinilai efektif untuk mendeteksi dini potensi kerawanan sekaligus memberikan ruang edukasi yang positif di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.
Dengan sinergi yang kokoh antara Polres Demak, lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan orang tua, diharapkan aksi kenakalan remaja dapat terus ditekan. Upaya ini sekaligus menjadi komitmen nyata Polres Demak dalam menyiapkan generasi muda Kabupaten Demak yang cerdas, berintegritas, dan cinta tanah air.
Red/Fh














