GROBOGAN – Teka-teki penemuan mayat di dalam bagasi sebuah mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, akhirnya terungkap. Pihak kepolisian memastikan bahwa jasad pria dengan kondisi tangan terikat dan kepala terbungkus plastik tersebut adalah Chandra Waskito (25).
Korban diketahui merupakan warga Ambarawa, Kabupaten Semarang, sekaligus pemilik dari konter telepon seluler Royal Phone Ambarawa. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pengusaha muda ini diduga kuat menjadi korban aksi perampokan sadis yang disertai dengan penculikan dan pembunuhan.
Kronologi Kejadian dan Kondisi TKP
Peristiwa tragis ini bermula ketika karyawan konter korban merasa curiga karena toko tidak kunjung buka hingga siang hari. Saat pintu belakang didobrak, kondisi dalam konter sudah acak-acakan dan dipenuhi bercak darah. Pelaku diduga menyekap korban, menguras habis puluhan stok ponsel pintar, merusak kamera pengawas (CCTV), serta membawa kabur mobil korban.
Jasad korban baru ditemukan beberapa jam kemudian oleh warga di Dusun Tembelingan, Desa Trisari, Gubug, Grobogan. Mobil Honda Jazz milik korban terparkir di halaman gudang kosong dalam kondisi mencurigakan. Setelah diperiksa paksa oleh warga dan petugas, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam bagasi.
Polisi Buru Komplotan Pelaku
Tim gabungan Jatanras Polda Jateng, Polres Semarang, dan Polres Grobogan kini bergerak cepat memburu komplotan pelaku yang diduga berjumlah lebih dari dua orang. Pelaku disinyalir melarikan diri ke luar kota setelah mengeksekusi korban.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti di dua lokasi berbeda. Jenazah korban sendiri telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian akibat luka benda tumpul di kepala.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengusaha konter maupun masyarakat untuk waspada dan segera melapor jika menemukan pihak yang mencoba menjual ponsel baru dalam jumlah banyak tanpa kotak resmi (batangan) yang mencurigakan.
Red/Hamam














