Paguyuban Tosan Aji Surya Merak di Pendopo Mranggen Dengan mengadakan Budaya Pameran Jamasan Pusaka

Demak|lckinews.com – Minggu 20.Juni.2025. Komunitas Melestarikan Tosan Aji Kota Wali Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Gelar Ratusan Pusaka di Pendopo Kecamatan Mranggen, kegiatan yang di adakan selama satu hari penuh itu dengan menampilkan berbagai macam jenis Tosan aji, yang terdiri dari berbagai macam Keris dari segala pamor dan Yoni Tombak Kuno Zaman kerajaan, dan berbagai macam jenis Tosan aji lainnya.

“Ketua Panitia dan Paguyuban gelar Pusaka Dedi Haryono mengatakan, Acara ini dihadiri. Berbagai tokoh, termasuk Camat Mranggen, Ali mahbub, SH MH. dan tamu undangan seperti Teguh Edhi Jatmiko dari PBTA seger muncur. KRT Mustamin dari TKB. dan Mbah Darmo dari Reksa Budaya.
ini bertujuan melestarikan seni budaya Indonesia khususnya Tosan aji dan Pusaka di Demak dan sekitarnya, Dedi juga mengatakan, pada jaman kerajaan dulu, daerah Demak merupakan penghasil keris-kerisdan Pusaka berkualitas.

karena dahulunya pusat Kerajaan Demak Bintoro yang merupakan kerajaan Islam terbesar di Nusantara pada Masa itu,Oleh karena itu, pihaknya berupaya membangkitkan kembali semangat para leluhur untuk di implementasikan pada era sekarang, demikian ujar dedi,

“Sejak jaman dahulu Demak menjadi penghasil keris-keris bagus dan dalam jumlah yang besar. Ketika perang antar kerajaan jaman dahulu, Demak men-suplly keris dan Tombak, sehingga memiliki sejarah tersohor”, katanya.

Keris Tombak dan Tosan aji yang dipamerkan Ratusan,
Sekitar 15 kolektor dan Masyarakat pecinta Tosan aji di Demak memamerkan koleksinya pada Gelar Pusaka Kota Wali di Mranggen ini. Dan ada Ratusan keris dan Tombak serta berbagai jenis Pusaka yang dipajang, antara lain seperti jenis Brojol, Pilangsari, Pilangkepih, Jalak dan keris-keris yang memilik luk seperti Jakung, Sengkelat, Nogososro, Singobarong dan beberapa ragam yang lain.

Dedi berharap, pemerintah Kota Demak lebih sering mengagendakan pameran Tosan aji untuk mendukung kegiatan kepariwisataan, khususnya wisata sejarah, seni dan budaya, ujarnya

Editor: Anas/ Tim