JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M., menegaskan dukungan moral penuh dari para senior purnawirawan terhadap langkah tegas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam menindak oknum perwira tinggi yang terlibat pelanggaran hukum.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat jajaran pengurus pusat PP Polri menggelar audiensi resmi bersama Kapolri beserta Pejabat Utama di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa internal kepolisian lintas generasi berada dalam satu barisan yang kokoh.
Dalam audiensi tersebut, pria yang akrab disapa BHD ini menyampaikan apresiasi yang mendalam atas keberanian dan kejelian Kapolri saat ini dalam melakukan pembenahan internal secara transparan, khususnya terkait penanganan kasus akses ilegal dan penyadapan ilegal.
“Ini murni ada peristiwa pidana yang dilakukan oleh oknum-oknum anggota Polri. Dengan kejelian dan keberanian Bapak Kapolri, beliau melakukan tindakan tegas,” ungkap Bambang Hendarso Danuri. Ia menambahkan bahwa langkah berani ini bukan cerminan persaingan internal, melainkan komitmen nyata untuk merawat martabat institusi.
Sebagai wujud perhatian yang mendalam, PP Polri turut menyerahkan tujuh pesan moral kepada Kapolri. Poin-poin tersebut menekankan pentingnya asas equality before the law (kesamaan di hadapan hukum) serta penguatan soliditas personel aktif dalam menjalankan amanah konstitusi sebagai pengayom dan pelayan masyarakat.
Kepercayaan Masyarakat Meroket hingga 80 Persen
Di bawah kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri terbukti tetap terjaga dengan baik, bahkan menyentuh angka 80 persen. Menurut Bambang Hendarso Danuri, capaian impresif ini lahir dari keberhasilan implementasi semangat “Polisi Bersama Masyarakat” yang membuat kehadiran aparat benar-benar dirasakan dan dicintai oleh rakyat.
Murni Penegakan Hukum Demi Kebaikan Institusi
Merespons dukungan kuat dari para seniornya, Kapolri menyampaikan rasa terima kasih dan menegaskan kembali komitmennya bahwa seluruh proses hukum berjalan lurus tanpa intervensi maupun muatan politis kelompok tertentu.
“Kami ingin Polri tetap solid dan tetap menjadi sandaran masyarakat. Kami meyakinkan bahwa ini semua murni dalam bentuk penegakan hukum dan tidak ada kaitannya dengan persaingan atau apa pun,” tegas Kapolri.
Kapolri juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Korps Bhayangkara di berbagai daerah untuk tidak terpengaruh oleh dinamika yang ada, melainkan harus tetap fokus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi kepentingan bangsa dan negara.
Redaksi













