DEMAK, LCKINews.com – Puluhan santri dari dua pondok pesantren di Desa Pilang Wetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Minggu (19/4/2026).
Berdasarkan laporan terkini, sebanyak 34 santri terpaksa dievakuasi ke RSUD Ki Ageng Getas Pendowo (RSUD Gubug) di Kabupaten Grobogan untuk mendapatkan perawatan intensif. Para korban yang berasal dari Ponpes Bustanul Quran dan Ponpes Asnawiyyah dilaporkan mengeluhkan gejala serupa, yakni mual, muntah, pusing, hingga diare tak lama setelah menyantap paket makanan yang dibagikan.
Poin-Poin Utama Kejadian:
Lokasi Kejadian: Desa Pilang Wetan, Kecamatan Kebonagung, Demak.
Fasilitas Terdampak: Santri dari Ponpes Bustanul Quran dan Ponpes Asnawiyyah.
Jumlah Korban: Terdata 34 santri menjalani perawatan medis di RSUD Gubug.
Dugaan Penyebab: Menu makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan ke pesantren.
Pihak berwenang dan Dinas Kesehatan diharapkan segera melakukan investigasi mendalam dan mengambil sampel sisa makanan untuk uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti kontaminasi tersebut. Kejadian di Pilang Wetan ini menambah panjang daftar insiden keracunan MBG yang secara nasional telah mencatatkan kenaikan signifikan di awal tahun 2026.
Hingga saat ini, kondisi para santri masih terus dipantau oleh tim medis, sementara pihak kepolisian tengah melakukan pendataan di lokasi kejadian guna memitigasi adanya korban tambahan dari kalangan warga sekitar.
Tim Redaksi













