Diduga Asal-asalan, Proyek Rehabilitasi Ouster Leideng Desa Waru Demak Senilai Rp199 Juta Hampir Rubuh ke Sungai

DEMAK – Proyek pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh uang rakyat kembali menjadi sorotan. Proyek Rehabilitasi Ouster Leideng di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak kini kondisinya sangat memprihatinkan karena terlihat miring dan nyaris rubuh ke aliran sungai. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga sekitar akan kualitas pengerjaan proyek tersebut. Selasa, 3/11/2026.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, proyek infrastruktur dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Demak ini dikerjakan oleh penyedia jasa CV Widi Pratama. Proyek tersebut menelan anggaran sebesar Rp199.177.000, dengan tanggal Surat Perintah Kerja (SPK) yang diterbitkan pada 18 Agustus 2026.

 

Meski menelan anggaran hingga ratusan juta rupiah, kekuatan fisik bangunan tersebut dipertanyakan. Di lokasi pembangunan, struktur bangunan ouster leideng tampak miring secara signifikan ke arah sungai. Warga setempat mengkhawatirkan jika terjadi debit air sungai yang meningkat atau hujan deras, bangunan tersebut akan sepenuhnya ambruk dan menyumbat aliran air, yang justru berpotensi memicu banjir.

 

“Kondisinya sudah miring begitu, padahal belum lama dikerjakan. Kami khawatir kalau ambruk ke sungai malah bikin masalah baru,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Kabupaten Demak maupun kontraktor pelaksana dari CV Widi Pratama belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab miringnya bangunan tersebut, serta langkah perbaikan yang akan diambil untuk menyelamatkan uang negara dan fasilitas publik ini.

 

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik dan pemenuhan keberimbangan informasi, pihak redaksi masih memberikan ruang hak jawab serta klarifikasi seluas-luasnya bagi Dinas PUPR Kabupaten Demak maupun kontraktor pelaksana dari CV Widi Pratama terkait kondisi proyek di lapangan.

 

Redaksi