Demi Penuhi Permintaan Kejaksaan Negeri Demak Untuk Mencari Saksi Ahli, Warga Sidorejo Karangawen Galang Donasi Buat Cari Dan Bayar Saksi Ahli

DEMAK|LCKINEWS.COM- Warga Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak saling bahu-membahu mendirikan posko penggalangan Donasi untuk mencari Saksi Ahli Dan Bayar Saksi Ahli Demi Penuhi Permintaan Kejaksaan Negeri Demak.Selasa, (9/9/2025).

Selesai pulang dari audiensi di kantor Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Demak yang berakhir buntu, Ratusan Warga Sidorejo Karangawen Demak merasa kecewa atas hasil audiensi tersebut, apalagi dengan adanya Statmen dari Kejaksaan Negeri Demak, warga diminta untuk mendatangkan saksi ahli sendiri.

Atas dasar statmen tersebut warga Sidorejo Karangawen Semak berinisiatif membuat posko penggalangan donasi untuk menghadirkan dan membayar saksi ahli sendiri dengan langsung turun dijalan.

HPW Salah seorang warga sidorejo menyampaikan kepada awak media

“tadi kita selaku warga sidorejo sudah mendatangi kantor Inspektorat untuk menanggapi kasus dugaan korupsi penyelewengan dana desa sidorejo yang ternyata tidak membuahkan hasil , setelah itu kami datang kekantor Kejari Demak dan diminta untuk mendatangkan saksi ahli sendiri, makanya kami warga sidorejo beramai-ramai , kompak dan iuran melakukan penggalangan dana untuk Mendatangkan saksi ahli dan membayar saksi ahli sendiri”

Berdasarkan temuan Inspektorat, terdapat anggaran Temuan Korupsi non-fisik di bidang kesehatan sebesar Rp 162 juta yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Namun, hingga kini belum ada langkah tegas dari aparat penegak hukum (APH).

Ketua RW Sidorejo Sunoto Menambahkan dengan nada kecewa menuding ada permainan gelap di balik lambannya proses hukum.

“Kami merasa dibohongi! Inspektorat dan kejaksaan terkesan bertele-tele, seolah menutupi kebobrokan kepala desa. Warga sudah muak, jangan biarkan uang rakyat lenyap begitu saja!” ujarnya lantang di hadapan massa.

Ketua RW Sunoto saat diwawancarai awak media/Dok.red

Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa kesabaran warga sudah habis. Mereka menuntut kejaksaan untuk segera menahan dan mengadili Kepala Desa Sidorejo, agar kasus dugaan korupsi triliunan rupiah itu tidak berakhir cuma sekadar drama tanpa keadilan.

Tim Redaksi