Siaga Kontijensi, Polres Boyolali Gelar Simulasi Sispamkota Kolosal untuk Perkuat Keamanan Wilayah

BOYOLALI, LCKINews.com – Guna memantapkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan konflik sosial, Kepolisian Resor (Polres) Boyolali menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) berskala besar pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Alun-Alun Kidul Boyolali sebagai bentuk uji ketangguhan rencana kontijensi wilayah.

Simulasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si. Latihan ini juga melibatkan sinergi lintas sektoral yang kuat bersama jajaran TNI dari Kodim 0724/Boyolali dan Satpol PP Kabupaten Boyolali.

“Melalui simulasi hari ini, Kamis 23 April, kami ingin memastikan bahwa seluruh personel gabungan memiliki kesamaan visi dan pola tindak dalam menangani situasi darurat. Fokus kami adalah penguatan kontijensi serta kecepatan dalam meredam konflik sosial agar tidak meluas,” tegas AKBP Indra Maulana Saputra di sela-sela peninjauan lapangan.

Dalam peragaan tersebut, diperlihatkan berbagai skenario penanganan kericuhan massal:

Tahap Negosiasi: Tim negosiator mengedepankan pendekatan humanis untuk meredam kemarahan massa.

Pengendalian Massa (Dalmas): Formasi barikade pasukan Dalmas dan Raimas dikerahkan saat massa mulai bertindak anarkis.

Skenario Kontijensi: Penanganan situasi kritis di objek vital serta evakuasi tokoh penting di bawah pengamanan ketat aparat gabungan.

Bupati Boyolali, Agus Irawan, turut hadir menyaksikan jalannya simulasi bersama jajaran Forkopimda. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan soliditas antara Polri, pemerintah daerah, dan TNI dalam menjaga stabilitas di wilayah Kabupaten Boyolali.

Kapolres menambahkan bahwa meskipun simulasi ini menggunakan skenario terburuk, tujuannya adalah sebagai langkah preventif agar aparat tidak gagap jika dihadapkan pada gangguan kamtibmas yang nyata.

“Masyarakat Boyolali tidak perlu khawatir, aparat gabungan selalu siap memberikan jaminan keamanan demi kenyamanan seluruh warga,” pungkasnya.

Simulasi yang berakhir dengan tertib ini menjadi bukti nyata kesiapan Polres Boyolali dalam mengawal ketertiban umum dan menjaga kondusivitas wilayah “Kota Susu” di tahun 2026.

 

Red/Muslim