Siaga Satu! Polres Demak Bersama TNI-Satpol PP Gelar Simulasi Sispamkota Kolosal di Depan Pendopo Kabupaten

DEMAK,LCKINews.com– Suasana di depan Pendopo Kabupaten Demak mendadak mencekam pada Kamis (23/4/2026) pagi. Ratusan massa terlihat melakukan aksi protes keras yang berujung pada kericuhan. Namun, aksi tersebut merupakan skenario dalam simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar Polres Demak guna memperkuat manajemen kontijensi dan penanganan konflik sosial.

Kegiatan yang berlangsung di jantung pusat pemerintahan Kabupaten Demak ini melibatkan kekuatan penuh personel gabungan dari Polres Demak, jajaran TNI (Kodim 0716/Demak), serta Satpol PP.

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, menyatakan bahwa simulasi ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan upaya nyata untuk menguji ketangguhan personel dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat yang tidak terduga.

“Hari ini, Kamis 23 April, kami menguji kesiapan seluruh elemen. Fokus utama kami adalah penguatan rencana kontijensi dan cara bertindak yang tepat dalam meredam konflik sosial agar tidak eskalatif,” tegas AKBP Arrizal di sela-sela kegiatan.

Pantauan di lapangan menunjukkan berbagai adegan simulasi yang sangat realistis:

Aksi Negosiasi: Dimulai dengan pendekatan humanis oleh Tim Negosiasi Polwan untuk menenangkan massa.

Pengendalian Massa (Dalmas): Pengerahan pasukan Dalmas awal hingga Dalmas Lanjut guna membendung desakan massa yang mencoba merangsek masuk ke Pendopo.

Penanganan Anarkisme: Sinergi TNI dan Polri diperlihatkan saat melakukan tindakan tegas namun terukur untuk mengamankan provokator yang memicu kerusuhan di depan area publik.

Peran Satpol PP: Personel Satpol PP turut mengamankan aset-aset pemerintah daerah dan menjaga ketertiban di ring luar area simulasi.

Bupati Demak bersama jajaran Forkopimda yang turut menyaksikan simulasi ini memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan aparat keamanan. Kehadiran aparat gabungan ini memberikan pesan kuat kepada masyarakat bahwa stabilitas keamanan di “Kota Wali” tetap terjaga dan menjadi prioritas utama.

“Harapan kita, meskipun kita berlatih untuk skenario terburuk, situasi di Kabupaten Demak akan selalu kondusif. Namun, jika terjadi gangguan nyata, aparat kita sudah siap satu komando,” tutup Kapolres.

Simulasi yang berakhir pada siang hari ini ditutup dengan evaluasi bersama guna menyempurnakan strategi pengamanan wilayah ke depan.

 

Tim Redaksi