JEPARA, LCKINEWS.com—Suasana tenang di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, berubah menjadi duka mendalam setelah sebuah pesta minuman keras oplosan yang melibatkan menu “Es Moni” berakhir tragis. Hingga hari ini, dilaporkan enam orang meninggal dunia secara beruntun setelah menenggak minuman mematikan tersebut di sebuah kafe semi karaoke.
Kronologi Petaka
Peristiwa bermula pada Sabtu malam (7/2), saat sekelompok warga berkumpul untuk berpesta miras di sebuah tempat tongkrongan yang berlokasi di pemukiman warga. Berdasarkan laporan dari Murianews, para korban mengonsumsi racikan Es Moni—minuman populer yang mencampurkan arak tradisional dengan minuman suplemen saset dan susu kental manis.
Efek mematikan mulai terasa pada Senin pagi (9/2). Para korban satu per satu tumbang dengan keluhan sakit kepala hebat dan nyeri dada. Korban tewas dilaporkan bertambah setiap harinya hingga mencapai enam orang pada Rabu kemarin, sementara dua lainnya masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Tindakan Kepolisian
Pihak Polres Jepara bergerak cepat dengan melakukan olah TKP dan mengamankan sisa minuman untuk uji laboratorium. Saat ini, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka yang diduga sebagai penyedia dan peracik minuman oplosan tersebut.
Ancaman Nyata Es Moni
Fenomena Es Moni di Jepara merupakan alarm keras bagi masyarakat. Minuman ini kerap menipu karena tampilannya yang mirip es susu biasa, namun mengandung alkohol kadar tinggi yang merusak organ dalam seperti jantung dan paru-paru. Satpol PP Jepara kini mulai menggencarkan razia ke warung-warung dan tempat hiburan untuk memutus peredaran minuman ilegal ini.
Redaksi













